A$AP Rocky, Ambassador Terbaru CHANEL: Banyak Suara Sumbang?

CHANEL resmi menggandeng A$AP Rocky sebagai ambassador baru, sebuah penunjukan yang menambah babak baru dalam hubungan mereka di dunia fashion.

Kabar pasti soal terpilihnya Rakim Athelston Mayers alias A$AP Rocky sebagai ambassador terbaru CHANEL bukanlah hal aneh. Kita semua yang tahu kiprahnya malah merasa berita ini sangat wajar, mengingat ia punya pengaruh besar di dalam dunia fashion dengan dimulai dari kariernya di musik. Namun anehnya, banyak yang mempertanyakan kenapa A$AP Rocky bisa terpilih. 

Ada yang menilai gaya A$AP Rocky sebenarnya biasa saja, tidak ikonis seperti Kanye West atau figur lain yang terkenal lewat pengaruh fashion mereka. Bahkan ada yang beranggapan bahwa ia hanya dianggap stylish karena lagu “Fashion Killa” yang rilis lebih dari satu dekade lalu, di mana Rocky menyebut banyak brand mewah satu per satu sehingga melekatkan citra “fashionable rapper” padanya.

Pertanyaan-pertanyaan itu kebanyakan muncul di internet, terkhusus media sosial yang seperti ingin mendegradasi pengaruh A$AP Rocky selama ini. Sebenarnya tidak tahu apa yang terjadi terhadap berita ini. Padahal bagi saya, tak ada yang salah dari cara CHANEL memilih ambassador terbaru mereka. 

Baca juga: Berkenalan dengan Le 19M yang Menjadi Rumah Besar untuk Pekerja Kreatif

“Rocky itu seniman yang sangat keren, setiap proyek yang dikerjakan selalu menunjukkan soul dan kecintaannya, serta dia memang manusia yang luar biasa. Musisi, aktor, ayah, teman… dia selalu datang dengan energi positif dan hasil yang maksimal. Kami sangat senang bisa menyambut dia di CHANEL, dan saya juga senang bisa berkerja sama lagi,” jelas sang creative director, Matthieu Blazy.

A$AP Rocky juga menunjukkan kekagumannya, menyebut bahwa Blazy memiliki imajinasi fashion yang sangat visioner dan selalu selangkah lebih maju. “Imaginasi Matthieu itu benar-benar mendorong dunia fashion ke level berikutnya. Desainnya bisa lembut tapi kuat, realistis tapi tetap bikin kita merasa penasaran. Saya sangat excited melihat dia berkarya di CHANEL.”

Jika ditarik garisnya, A$AP Rocky sudah lebih dulu menjadi bintang utama kampanye Bottega Veneta, dan itu saja sebenarnya sudah cukup menjadi alasan kuat mengapa CHANEL akhirnya memilihnya. Belum lagi, ia juga memiliki hubungan dekat dengan Karl Lagerfeld. Salah satu contohnya terlihat di Met Gala 2023, ketika A$AP Rocky mengenakan skirt yang sama seperti yang pernah dipakai Karl sebelumnya.

Tulisan di atas hanya sebagian kecil dari apa yang sudah dilakukan A$AP Rocky di dunia high fashion. Apa kita mau kembali mundur jauh ke belakang ketika ia menjadi sosok penting dalam ranah streetwear?

Siapa yang membuat streetwear seperti Pyrex, Hood By Air, dan Pigalle dengan estetika goth yang kuat menjadi begitu populer? A$AP Rocky. Transisinya ke dunia menswear juga sama berpengaruhnya. Dialah yang membuat para rapper lebih berani bereksperimen dengan warna, material, sampai tampil memakai sling bag Goyard.

Belum lagi, siapa yang berani membawa konsep genderless ke dunia hip hop yang identik dengan citra maskulin dan keras? Jawabannya: A$AP Rocky. Dan jika prestasinya masih dirasa kurang, ingat saja bahwa rumah mode seperti Celine, Dior, LOEWE, hingga kini CHANEL terus memilihnya sebagai muse di berbagai fashion week bergengsi setiap tahun, meski ia tidak pernah berjalan di runway.

Terakhir, pengakuan industri fashion soal A$AP Rocky terlihat saat menerima penghargaan Fashion Icon Award dalam ajang CFDA (Council of Fashion Designers of America) Fashion Awards 2025. Thom Browne selaku Ketua CFDA mengakui influence besarnya. “A$AP Rocky adalah ikon mode sejati. Gayanya unik dan autentik. Pendekatannya yang orisinal terhadap fashion menginspirasi banyak orang untuk berpikir di luar batas.”

Jadi jika masih banyak suara sumbang soal terpilihnya A$AP Rocky sebagai ambassador CHANEL terbaru, maka itu jadi sebuah pendapat yang aneh, karena sebenarnya tidak ada yang salah sedikit pun dari hal ini. Jika memang ia masih diragukan dalam berita ini, mungkin ada dua alasan kenapa muncul kesimpulan itu. Pertama, orang tersebut punya selera fashion yang berbeda. Kedua, ia bisa jadi fans Drake. Congrats, Lord Pretty Flacko!

Images: Copyright CHANEL

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *