
Jakarta Modest Summit 2026: Merangkul dan Memperkuat Industri Modest Fashion di Tengah Tantangan
Seperti yang kita tahu, modest fashion di Indonesia adalah sebuah industri yang cukup besar dan terus berkembang. Jakarta Modest Summit dihadirkan kembali untuk saling menguatkan di tengah kondisi ekonomi sekarang ini.
Tahun 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi dunia usaha. Tekanan ekonomi membuat sejumlah bisnis menghadapi risiko penutupan, daya beli masyarakat juga terasa melemah. Walaupun begitu, industri modest fashion masih menunjukkan potensi yang menjanjikan. Berdasarkan Global Islamic Economy Indicator (GIEI), Indonesia masih menempati posisi teratas sebagai pusat modest fashion dunia, sebuah pencapaian yang sekaligus menjadi tantangan untuk terus bertahan dan berkembang.

Menjawab kondisi tersebut, Modestalk sebagai media dan komunitas industri modest fashion kembali menghadirkan Jakarta Modest Summit 2026. Acara tahunan yang sudah digelar sejak 2022 ini menjadi ruang bertemu dan terhubung, berbagi wawasan, dan membuka peluang kolaborasi bagi para pelaku industri.
Diselenggarakan pada 10 Desember 2025 lalu di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jakarta Modest Summit secara konsisten menghadirkan rangkaian acara yang relevan dengan kebutuhan industri, mulai dari sesi konferensi bersama para tokoh inspiratif, area Business to Business (B2B) Trade, hingga malam penganugerahan Modestalk Reader’s Choice 2025. Acara ini didukung oleh berbagai mitra, di antaranya Pinterest, VIVI NICI, Wardah, BTN Syariah, DS Modest, dan CLI Express.


Topik-topik konferensi yang dipilih, dirancang untuk menjawab tantangan nyata para pelaku modest fashion, mulai dari pergeseran daya beli ke generasi Z, strategi affiliate marketing, hingga peluang ekspor produk modest fashion. Seluruh sesi dibawakan oleh para praktisi berpengalaman, seperti Nurdini Prihastiti (founder Dama Kara), Khanaan Shamlan (founder Khanaan Official), Dinan Fajrina (founder Nathelabel), dan Fanbul Prabowo (CEO Infipop). Ada juga sesi menarik tentang visual branding trends tahun 2026 yang dibawakan oleh Asosiasi Desainer Grafis Indonesia, hingga obrolan seru tentang pengaruh fashion dalam dunia film, yang dibawakan oleh aktris dan produser Prilly Latuconsina serta Hagai Pakan, seorang costume designer yang sudah tidak diragukan lagi namanya di dunia mode tanah air.
Area B2B Trade juga diisi oleh vendor-vendor pilihan yang mendukung pertumbuhan bisnis fashion, termasuk Allia Digital Printex dan MEA Digital Agency, yang berperan dalam menghubungkan brand dengan ekosistem digital dan content creator.


Mengusung tema “Stronger Together”, Jakarta Modest Summit 2026 ingin menggarisbawahi pentingnya kolaborasi di tengah tantangan ekonomi. “Kami ingin seluruh pelaku industri modest fashion Indonesia semakin kuat, saling terhubung, dan siap menghadapi perubahan,” ujar Hanna Faridl, Founder Modestalk.
Acara kemudian ditutup dengan penganugerahan Modestalk Reader’s Choice 2025, sebagai bentuk apresiasi pembaca terhadap para penggerak industri. Tahun ini, penghargaan semakin istimewa dengan hadirnya kategori produk modest fashion terfavorit, seperti Plain Scarf of The Year, Pashmina of The Year, dan Mukena of The Year, menandai langkah baru dalam mengapresiasi kualitas produk lokal.
Beberapa yang menjadi pemenang Modestalk Reader’s Choice tahun ini adalah Lozy Hijab untuk Modest Brand of The Year, Dwi Handayani Syah Putri untuk Modest Influencer of The Year, BWBYAZ untuk Rising Modest Brand of The Year, Natasha Rizki untuk Modest Celebrity of The Year, Plain Paris Square by Napocut untuk Plain Square Hijab of The Year, Bimu Scarf by Buttonscarves untuk Patterned Hijab of The Year, Alaia by Hameeda untuk Instant Hijab of The Year, hingga Fatya Biya untuk Modest Beauty Influencer of The Year.
Sebagai seseorang yang belum berhijab tapi cukup sering membeli produk-produk dari label modest fashion, mulai dari atasan hingga outerwear, hadir ke Jakarta Modest Summit 2026 ini seolah membuka mata lebih luas bahwa industri ini memang sesuatu yang tidak main-main. Bukan hanya sangat besar pertumbuhannya dan sangat beragam produknya, tapi komunitasnya juga sangat solid dan saling mendukung satu sama lain.
Aku pulang dengan diri yang lebih terinspirasi, bukan hanya soal ide bergaya karena banyak sekali undangan yang hadir dengan tampilan yang effortlessly stylish (dan bisa diaplikasikan untuk non hijabi sekalipun), tapi juga bertambahnya wawasan tentang bisnis masa kini serta tren visual branding yang bisa diterapkan untuk personal branding maupun untuk pekerjaan di industri media. Ini bukti bahwa tujuan dan makna dari acara ini bisa tersampaikan dengan baik.
Melalui ajang ini, kita bisa punya mimpi bahwa modest fashion Indonesia semakin berjaya di negeri sendiri, bahkan dikenal secara global, tidak hanya dari segi tren, tetapi juga inovasi dan kualitas.
Images: Courtesy of Modestalk


