
Dolce & Gabbana Light Blue: Keharuman Clean dan Segar yang Legendaris
Dirilis pertama kali tahun 2001, Dolce & Gabbana Light Blue langsung jadi ikon wewangian citrus yang menyegarkan di tengah era kejayaan parfum fruity floral atau gourmand yang manis.
Kalau bicara wewangian di awal tahun 2000-an, semua akan setuju kalau banyak aroma manis yang jadi sorotan di era tersebut. Misalnya, J.Lo Glow yang perpaduan white floral dan vanilla, Thierry Mugler Angel yang sangat vanilla oriental, atau Kenzo Flower yang menggabungkan floral dengan keharuman powdery, vanilla, dan musk.

Dolce & Gabbana Light Blue hadir seolah hadir sebagai penyeimbang, yang memberikan kesegaran dengan nuansa citrus, sedikit sentuhan musky yang sensual, terinspirasi dari keindahan Mediterania. Dirilis tahun 2001, parfum ini langsung jadi favorit banyak orang. Hingga puluhan tahun kemudian, ia masih menjadi top of mind kalau orang membahas wewangian yang light dan menyegarkan.
Foto-foto campaign mereka yang muncul di tahun-tahun setelah parfumnya rilis pertama kali, juga selalu jadi perbincangan. Dibintangi oleh David Gandy dan Bianca Balti, foto ikonis karya Mario Testino ini memperlihatkan langit dan laut biru dengan pasangan karismatik yang sedang berlibur, sangat mendeskripsikan keharumannya yang bernuansa musim panas.
Baca juga: 5 Hal yang Berubah dari Cara Aku Merawat Kulit di Usia 30-an

Maju ke tahun 2025, Dolce & Gabbana membuat kembali campaign serupa, yang dibintangi oleh Theo James dan Vittoria Ceretti. Sama-sama mengenakan white swimsuit, sama-sama berlatar langit biru cerah dan laut yang berkilauan. Namun, the new Dolce & Gabbana Light Blue tampil dengan packaging baru yang lebih mewah dengan frosted bottles yang sudut-sudutnya lebih melengkung, ditambah metallic silver trims, box berbahan velvet yang lembut, dan konsep refillable untuk mendukung sustainable beauty. Mereka tetap mempertahankan warna biru muda pada tutup botolnya sebagai lambang langit dan laut Capri yang memukau.



Seperti Apa Aromanya?
Segar, bright, dan citrusy, tanpa tercium terlalu asam atau sedikit pahit seperti buah jeruk, lemon, atau bergamot. Punya sentuhan apel yang crisp, dan berpadu dengan cedarwood dan musky notes yang membuatnya semakin spesial, sedikit seductive, dan memorable.
Top Notes : Lemon & Granny Smith Apple
Heart Notes: Bamboo, Jasmine
Base Notes: Cedarwood & Musky Notes

Ini adalah wewangian yang mengingatkan pada liburan yang menenangkan dan menyegarkan, yang cocok untuk dipakai di cuaca panas maupun ketika berolahraga. Sangat ideal untuk area tropis seperti Indonesia, atau kamu yang tidak menyukai parfum yang terlalu manis, terlalu floral, atau terlalu woody. Sebenarnya, pada middle notes, ada jasmine di Dolce & Gabbana Light Blue ini. Tapi untuk aku pribadi yang kurang menyukai aroma white floral, fortunately aku tidak merasakan jasmine yang intens di sini.
Dulunya, aku menyukai wewangian yang manis dan hangat, dengan unsur vanilla dan amber. Sesuatu yang clean dan powdery dengan sentuhan musk juga sangat jadi favoritku. Aku jarang sekali suka aroma yang green atau citrusy, tapi semakin bertambahnya usia, beberapa tahun belakangan ini aku juga mulai menyukai beragam notes yang berbeda, termasuk citrus, patchouli, teh, violet leaves, dan sebagainya yang lebih menyegarkan dan calming. Karena ternyata, aku menemukan semacam “kelelahan” dengan tipe scent yang sama,atau kadang wewangian gourmand itu overpowering, sehingga aku memutuskan untuk eksplor varian wewangian yang lain.

Memiliki Dolce & Gabbana Light Blue ini terasa menyenangkan, aku bahkan memakainya hampir setiap hari karena memberikan vibe seperti habis mandi pagi, supaya lebih semangat memulai hari. Wanginya sangat vibrant dan nostalgic, mengingatkan aku dengan the good old days, masa-masa awal tahun 2000-an ketika media sosial dan teknologi belum menguasai dan mengonsumsi waktu kita sehari-hari.
Banyak orang bilang bahwa ada sedikit perbedaan antara Dolce & Gabbana Light Blue versi 2001 dan versi 2025. Tapi, aku tidak bisa membandingkan wanginya dengan Light Blue versi yang lama, karena pada era itu aku masih di bangku SMP dan belum memiliki parfum ini untuk diri sendiri. Tapi, aku ingat banget ini suka dipakai oleh orang tua dan orang-orang sekitarku, dan wanginya masih mirip seperti saat itu.

Meskipun Dolce & Gabbana Light Blue ini punya varian Pour Homme Eau De Toilette yang untuk cowok, tapi bagiku Dolce & Gabbana Light Blue Eau De Toilette yang untuk cewek ini termasuk wewangian unisex, jadi aman banget dipakai cowok juga karena aromanya clean dan tidak girly. Layak banget kamu miliki, apalagi kalau kamu seseorang yang suka parfum fresh, dan tumbuh remaja di era 2000-an. Wanginya nyaman dan terasa sangat familiar.

Meskipun belum pernah menjejakkan kaki ke Mediterania atau berlibur ke Capri, aku bisa merasakan kalau Dolce & Gabbana Light Blue ini sangat menggambarkan nuansa summer vacation yang cantik dan tak terlupakan. Semoga bisa segera merasakan nuansa aslinya ke sana!
Image: Courtesy of Dolce & Gabbana, Courtesy of The Luxury Reports.


