Timeless by Design 2030: Fase Baru Keberlanjutan Ralph Lauren

Sebagai brand yang telah berdiri selama hampir 60 tahun, Ralph Lauren terus mengembangkan pendekatannya terhadap keberlanjutan. Timeless by Design 2030 menandai fase keberlanjutan terbaru yang mendorong perjalanan mereka ke arah yang lebih terstruktur dan berjangka panjang.

Tetap Relevan dengan Pendekatan Baru yang Menyeluruh

Di tengah industri fashion yang masih banyak digerakkan oleh siklus tren yang cepat, Ralph Lauren sejak awal mengambil pendekatan yang berbeda. Dibanding mengikuti perubahan musiman, brand ini lebih konsisten membangun identitas melalui desain yang klasik dan tidak terikat waktu. Melalui Timeless by Design 2030, pendekatan tersebut kini diperluas, tidak hanya pada hasil produk akhir, tetapi juga pada bagaimana bisnis dijalankan secara keseluruhan.

Timeless by Design memperkuat ketahanan brand Ralph Lauren di seluruh ekosistemnya, mulai dari tim internal, komunitas, mitra rantai pasok, hingga sumber daya alam yang menopang proses produksi dan operasional. Pendekatan ini kemudian ditunjukkan ke dalam aksi yang lebih konkret, seperti pengurangan emisi dan penggunaan air, pengembangan material yang lebih berkelanjutan, serta investasi pada karyawan dan komunitas. Dengan demikian, ketahanan tidak hanya menjadi prinsip dalam desain, tetapi juga fondasi dalam menjaga kekuatan dan relevansi brand untuk jangka panjang.

Bukan Permulaan, Tapi Langkah lanjutan

Sebelum memperkenalkan Timeless by Design 2030, Ralph Lauren sebenarnya telah lebih dulu membangun fondasi melalui strategi Global Citizenship & Sustainability. Dalam beberapa tahun terakhir, upaya ini terlihat dari berbagai perbaikan bertahap dalam cara brand ini beroperasi, mulai dari efisiensi penggunaan sumber daya hingga pergeseran ke pilihan material yang lebih bertanggung jawab. Progresnya pun cukup signifikan, dengan hampir seluruh unit produk yang diproduksi, yakni sekitar 99%, telah memenuhi setidaknya satu kriteria material berkelanjutan.

Di luar itu, Ralph Lauren juga mulai mengembangkan pendekatan yang lebih sirkular melalui inisiatif seperti repair, resale, dan recycling lewat program Live On, yang mendorong produk untuk memiliki siklus hidup yang lebih panjang. Upaya ini turut diperkuat dengan peningkatan transparansi dalam rantai pasok serta berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada komunitas dan kesejahteraan pekerja.

Dalam konteks ini, Timeless by Design 2030 tidak hadir sebagai titik awal, melainkan sebagai kelanjutan yang merapikan, memperkuat, dan memperluas upaya-upaya yang sudah berjalan. Dengan kata lain, jika sebelumnya upaya keberlanjutan berjalan sebagai inisiatif yang terpisah, kini semuanya akan dirangkai dalam satu arah yang lebih terintegrasi dan berorientasi jangka panjang.

Empat Pilar, Empat Program Utama

Sebagai kerangka utama, Timeless by Design 2030 dari Ralph Lauren dibangun di atas empat pilar yang masing-masing dijalankan melalui program utama:

  • Partner for Impact
    Berfokus pada kolaborasi dengan mitra rantai pasok untuk mengurangi emisi karbon, menekan penggunaan air, serta memperluas program pemberdayaan bagi pekerja.
    Program utama: Design with Intent, yang mendorong proses desain yang lebih mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial, baik dari sisi produk maupun storytelling sebuah label.
  • Protect Natural Resources
    Menangani dampak terhadap iklim dan alam melalui desain produk yang lebih sirkular, pengembangan cara pakai untuk memperpanjang umur produk, serta investasi pada material inovatif.
    Program utama: Cotton Stewardship, yang berfokus pada penggunaan kapas yang lebih bertanggung jawab, termasuk material kapas regeneratif dan daur ulang sebagai material utama produk.
  • Engage and Enable Teams
    Berfokus pada pertumbuhan, pengembangan, serta menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
    Program utama: Only at RL, yang berfokus pada bagaimana Ralph Lauren membangun pengalaman kerja bagi karyawannya, mulai dari pengembangan karir hingga budaya kerja yang lebih inklusif.
  • Care for Communities
    Mengembangkan kontribusi sosial melalui employee volunteering, donasi, serta kerja sama dengan komunitas.
    Program utama: Pink Pony, inisiatif global jangka panjang dalam mendukung perjuangan melawan kanker.

Dengan struktur ini, pendekatan keberlanjutan Ralph Lauren tidak hanya berhenti pada level visi, tetapi juga terlihat jelas dalam berbagai inisiatif yang dijalankan, memastikan setiap upaya tetap terarah dan selaras dengan tujuan jangka panjang hingga 2030. Bagi brand yang sejak awal dibangun di atas konsep timelessness, menjadikan keberlanjutan sebagai fondasi operasional merupakan langkah yang strategis serta menjadi perpanjangan yang konsisten dari identitasnya.

Images: Courtesy of Ralph Lauren, Women’s Wear Daily

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *