
ERHA Skincare Group Hadirkan Skin AIdentify, Solusi Cerdas Memahami Kondisi Kulit di Era Skincare Viral
Tanpa perlu ke klinik terlebih dahulu, Skin AIdentify bisa digunakan sendiri lewat foto selfie.
Popularitas produk skincare yang viral di media sosial membuat banyak orang semakin antusias merawat kulit. Tapi, di balik kemudahan memperoleh rekomendasi produk, banyak orang justru bingung menentukan perawatan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan kulitnya. Tidak sedikit yang mencoba berbagai produk secara bergantian tanpa memahami kondisi kulit terlebih dahulu, sehingga hasinya jadi tidak bisa dirasakan secara optimal.
Melihat fenomena tersebut, ERHA Skincare Group memperkenalkan Skin AIdentify, teknologi analisis kulit berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kulit secara lebih akurat, cepat, dan personal. Inovasi ini menjadi bagian dari ekosistem dermatologi ERHA yang sudah berkembang selama lebih dari 27 tahun dalam menghadirkan solusi perawatan kulit berbasis riset dan keahlian medis.

Afril Wibisono, Direktur Brand & Marketing ERHA Skincare Group mengungkapkan, “Skin AIdentify berbeda dari skin analysis atau skin scanning yang sudah ada di pasaran saat ini. Alat ini merupakan entry point ke ekosistem dermatologi yang sudah ada di ERHA Skincare, meliputi teledermatologi, klinik ERHA, dan apoteker. Pendekatan end-to-end ini memungkinkan pengguna mendapatkan gambaran kondisi kulit dengan lebih baik, berkonsultasi dengan ahli dermatologi secara lebih cepat, dan memperoleh rekomendasi produk maupun perawatan yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.”
Berbeda dari layanan analisis kulit pada umumnya, ERHA Skin AIdentify bisa digunakan secara mandiri hanya melalui foto selfie. Dalam hitungan menit, pengguna akan memperoleh gambaran awal tentang kondisi kulit mereka, tanpa harus datang langsung ke klinik. Mudah dan praktis, kan? Sistem ini jadi lebih relevan bagi banyak individu, terutama yang memiliki kesibukan atau mobilitas tinggi, namun tetap menginginkan akses praktis terhadap informasi kesehatan kulit.
Analisis yang diberikan juga cukup komprehensif. Selain mengidentifikasi jenis kulit, seperti kering, berminyak, sensitif, kombinasi, atau mature, teknologi ERHA Skin AIdentify ini mengevaluasi berbagai parameter penting, mulai dari tingkat hidrasi, produksi sebum, kondisi skin barrier, pigmentasi, elastisitas, inflamasi, tekstur kulit, pori-pori, bekas jerawat, hingga tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan kulit kendur. Hasil tersebut bisa menjadi dasar bagi setiap pengguna dalam memilih produk maupun treatment yang lebih tepat di klinik.


Keunggulan lainnya? ERHA Skin AIdentify sudah terhubung dengan seluruh ekosistem layanan ERHA. Setelah memperoleh hasil analisis, pengguna bisa melanjutkan konsultasi melalui layanan digital, mendapat rekomendasi produk yang sesuai, hingga mendapat rujukan ke klinik ERHA yang tersebar di berbagai kota di Indonesia jika membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Lewat inovasi ini, ERHA Skincare Group ingin mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam memilih perawatan kulit. Di tengah derasnya tren skincare viral, memahami kondisi kulit sendiri menjadi langkah awal yang penting sebelum menentukan produk atau treatment. Dengan pendekatan berbasis teknologi terkini dan dukungan para ahli di bidangnya, ERHA Skin AIdentify diharapkan bisa membantu semua orang dalam mengambil keputusan yang lebih tepat untuk perawatan kulit mereka, jadi bukan sekadar mengikuti tren atau terbawa arus.
Bagaimana menurut kamu? Canggih, ya? Kamu bisa langsung akses Skin AIdentify di bawah ini untuk jadi asisten pintar kulitmu!

Images: ERHA, Pexels.


