
Polkadot Kembali sebagai Primadona yang Mendominasi Dunia Mode
Motif playful satu ini mewarnai dunia fashion dan hadir dalam beragam bentuk mulai dari pakaian hingga aksesori.
Setelah beberapa tahun terakhir dunia mode dikuasai quiet luxury, palet warna netral, dan estetika minimalis, fashion mulai bergerak ke arah yang lebih ekspresif. Tak lagi hanya mencari pakaian yang terlihat mahal, tetapi juga yang memiliki karakter. Di tengah pergeseran itu, polkadot muncul sebagai salah satu motif yang paling banyak mencuri perhatian.
Motif yang dulu identik dengan gaya vintage era 1950-an kini tampil dalam interpretasi yang jauh lebih modern. Titik-titik kecil yang rapi, versi oversized yang dramatis, hingga permainan motif di atas material sheer membuat polkadot terasa lebih segar tanpa kehilangan pesona klasiknya.
Popularitasnya ikut terdorong oleh koleksi Spring/Summer 2026 dari sejumlah rumah mode besar seperti Dries Van Noten, Valentino, Elie Saab, Khaite, dan Christian Siriano. Ketika beberapa label besar mengusung motif yang sama di musim yang sama, tren tersebut biasanya cepat merambah street style hingga koleksi brand high street secara “trickle down”.

Dries van Noten

Elie Saab

Khaite
Dibandingkan motif lain, polkadot memang memiliki keunggulan karena mudah dipadukan. Motif ini mampu memberi sentuhan playful tanpa terlihat berlebihan atau kekanak-kanakan, sekaligus tetap mempertahankan kesan elegan. Tidak heran kalau banyak orang mulai berani memasukkan polkadot ke dalam gaya sehari-hari.
Tren ini juga meluas ke aksesori. Tas bermotif polkadot, mulai dari mini bag hingga tote, bermunculan sebagai pelengkap tampilan. Hal serupa terlihat pada sepatu, terutama mesh heels, slingback, dan ballet flats yang mengandalkan motif titik-titik sebagai detail utama. Bagi yang belum siap mengenakan pakaian bermotif, aksesori menjadi cara paling mudah untuk mengikuti tren tanpa mengubah gaya secara drastis.

Kate Spade Icon Dot Small Barrel Bag

Demi Moore in Jacquemus

Jimmy Choo
Kembalinya polkadot menunjukkan bahwa siklus fashion memang terus berputar. Setelah bertahun-tahun mengedepankan kesederhanaan, 2026 menjadi momen industri ini kembali merayakan busana yang lebih ceria, ekspresif, dan berkepribadian. Polkadot pun bukan sekadar motif yang kembali populer, melainkan simbol perubahan arah fashion menuju gaya yang lebih menyenangkan dan penuh karakter.
Images: Courtesy of Carolina Herrera, Dries van Noten, Elie Saab, Khaite, Jacquemus, Jimmy Choo


