
Sejarah dalam Gaya Lewat Estetika Americana
Gaya khas Amerika bukan lagi seputar denim, cowboy boots, hingga motif bendera.
Estetika Americana sedang mengalami perubahan wajah. Jika dulu gaya ini identik dengan bendera Amerika, denim, sepatu koboi, dan preppy polos ala Ralph Lauren, kini referensinya terasa jauh lebih luas, dan juga jauh lebih personal.
Momentum ini datang ketika fashion kembali tertarik pada pakaian yang memiliki sense of history. Denim yang terlihat sudah lama dipakai, jaket varsity, workwear, kemeja Western, polo, hingga leather boots menjadi bagian dari bahasa visual yang terasa familiar, tetapi tetap ringan untuk diolah menjadi sesuatu yang baru.
Di runway Fall 2026, Ralph Lauren kembali mengeksplorasi sisi rugged dari tampilan khas Americana, sementara Tommy Hilfiger menerjemahkan bahasa preppy lewat jins, kemeja salur, jaket varsity, dan tailoring yang dibuat lebih relaxed. Sementara itu, Coach mengambil pendekatan yang lebih membawa kesan teruna: Stuart Vevers menggabungkan denim faded, referensi varsity, motif bintang, quilting, dan elemen sportswear dengan nuansa grunge dan Dust Bowl.

Ralph Lauren

Coach
Yang membuat versi baru Americana terasa relevan adalah cara generasi sekarang memakainya tanpa terlalu literal. Bode bahkan membawa referensi rodeo dan small-town America ke Fall 2026 melalui koleksi Rodeo Bodeo, dilengkapi dengan elemen utility, sirkus, dan Western.

Bode
Di luar runway, estetika ini juga terlihat lewat figur seperti Shaboozey, yang tampil dengan double denim dan aksesori leather, serta Ella Langley, yang membawa denim dan sepatu koboi ke atas panggung Stagecoach 2026.

Ella Langley
Pada akhirnya, Americana bukan lagi hanya soal berpakaian seperti orang Amerika. Tetapi lebih tentang mengambil formula tampilan yang sudah sangat familiar lalu membuatnya terasa personal. Dan mungkin itu menjadi salah satu alasan estetika ini kembali relevan, karena di tengah fashion yang tiada hentinya berevolusi, tampilan yang memang sarat sejarah dan cerita justru memiliki daya tariknya sendiri.
Images: Courtesy of Ralph Lauren, Tommy Hilfiger, Coach, Bode, Ella Langley


