Styling Menjadi Statement dengan Mendobrak Norma Fashion

Eksplorasi fashion semakin meluas, tidak ada pakem dalam pemakaian sebuah item.

Ada satu hal yang cukup khas dari dunia mode saat ini: sebuah fashion item tidak selalu dipakai sebagaimana mestinya. Celana dalam yang dipakai di luar celana, scarf berubah menjadi atasan, sweater dipakai bak aksesori, atau rok dan celana dipakai menumpuk tanpa terlalu peduli mana yang seharusnya di atas. Sekilas terlihat seperti salah kostum, tetapi justru di situlah letak daya tariknya.

Fashion memang punya sejarah panjang dalam membelokkan fungsi pakaian. Namun belakangan, permainan ini terasa semakin nyata. Di Prada Spring 2026, misalnya, elemen seragam militer yang sangat teratur sengaja didobrak dengan aksesori yang tidak terduga, seperti opera gloves panjang, drop earrings, dan tas kecil. Hasilnya bukan lagi menjadi seragam dalam pengertian konvensional, melainkan sesuatu yang terasa sedikit “salah” dan karena itu menjadi lebih berarti.

Prada

Di N°21 Spring 2026, metode tersebut bahkan menjadi bagian dari bahasa tataan gaya, contohnya sweater disampirkan di leher seperti kalung, scarf dibuat dari bagian lengan, sementara lingerie dan pieces transparan di-layer dengan cara yang sengaja terlihat tidak terlalu rapi. Sementara itu, Ottolinger Fall 2025 memulai koleksinya dari pakaian yang terasa seperti baru dikenakan di rumah seperti shapewear, underwear dan throw-on, sebelum mengubahnya menjadi busana yang lebih polished.

N°21

Ottolinger

Trik yang sama juga terlihat di luar runway. Sabrina Carpenter, misalnya, mengenakan celana bergaya bloomer dari Prada Spring 2026 sebagai pengganti bawahan konvensional, lengkap dengan stoking transparan dan pea coat. Di Cannes, Troye Sivan sebelumnya memperlihatkan sedikit celana boxer satin di balik celana tailored dari Prada, menjadi detail kecil yang membuat keseluruhan look formal terasa jauh lebih santai.

Hasilnya, “salah tempat” justru menjadi cara baru untuk menunjukkan gaya pribadi. Ketika semua orang punya akses terhadap tren yang sama, tataan gaya menjadi ruang untuk membuat sesuatu terasa milik sendiri. Sebuah scarf tidak harus berada di leher, celana boxer tidak harus tersembunyi, dan sweater tidak selalu perlu dikenakan sebagai luaran. Fashion tidak lagi hanya soal apa yang kita pakai, tetapi juga soal seberapa jauh kita berani mengubah aturan untuk memakainya.

Images: Courtesy of Prada, WWD, SHOWStudio, Backgrid

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *