3 Lipstik Merah yang Bisa Diandalkan untuk Tampil Lebih Bold dan Powerful

Pulasan lipstik merah bisa mengubah mood jadi lebih baik dan bikin wajah terlihat lebih cerah!

Untuk tampilan sehari-hari, aku selalu senang dengan tampilan bibir warna natural yang fresh dan tidak pucat, seperti soft pink atau peachy pink. Tapi, bukan berarti semua koleksi lipstik, lip gloss, dan lip tint-ku warnanya serupa. Ada kalanya aku pakai lipstik merah dengan berbagai alasan: mau tampil lebih percaya diri di event atau meeting penting, mau memperbaiki suasana hati yang sedang kurang baik, atau sedang terburu-buru dan nggak sempat full makeup tapi mau terlihat lebih segar.

Ada beberapa lipstik merah yang aku suka, dan menurutku kamu harus coba juga, karena pigmentasinya yang sangat bagus, pakainya pun effortless. Hanya dengan seulas saja, kamu bisa mendapatkan warna merah yang cantik, tanpa perlu dibingkai dulu dengan lip liner.

NARS Powermatte High Intensity Lip Pencil in Cruella

Ini adalah senjata buat makeup look yang lebih hidup dan powerful. Warna scarlett red yang sangat versatile, bisa digunakan untuk pemilik kulit terang maupun gelap, apapun undertone-nya. Meskipun aku biasanya team shiny atau glossy lips, tapi aku tetap suka dengan matte finish produk ini, karena terasa creamy dan nggak bikin bibir kering dan mengelupas. Pigmentasinya juara banget, bentuk pensilnya juga bikin pemakaian jadi lebih presisi. Bahkan, tanpa perlu ditekan, cukup pakai dengan sentuhan lembut di bibir, warnanya begitu nyata. Bisa juga dipakai sebagai lip liner atau dipakai untuk gaya blurred lips, karena meskipun matte, formulanya mudah dibaurkan dengan jari.

Baca juga: 5 Hal yang Berubah dari Caraku Merawat Kulit di Usia 30-an

Chanel Rouge Allure L’extrait in Rose Imperial

Ini adalah lipstik merah yang paling sering aku pakai sehari-hari. Packaging-nya sophisticated dan luxe khas Chanel. Aku cukup menekan logo CC yang berwarna gold, lalu lipstiknya bisa dibuka. Warna Rose Imperial ini menurutku unik karena dia adalah merah yang agak muted, dengan pink undertone. Ketika dipakai dua pulasan jadinya merah bold, tapi jadi lebih pinkish ketika hanya dipakai satu pulasan saja. High intensity, satin finish, teksturnya sangat lembut dan menghidrasi bibir, rasanya seperti pakai lip balm yang nyaman seharian. Satu lagi keunggulan dari lipstik ini: refillable. Jadi ketika habis, aku cukup beli refill saja. Lebih hemat dan membantu mengurangi sampah.

Baca juga: It’s Not Just a Lipstick: The Iconic Guerlain Rouge G

Rare Beauty Kind Words Matte Lipstick in Devoted

Kalau lipstik merah ini punya sedikit sentuhan orange, jadi cantik untuk kamu yang punya kulit dengan warm undertone. Tapi, buat aku yang punya cool undertone, aku tetap suka, karena warnanya langsung bikin muka terlihat lebih cerah. Dia punya vibe yang lebih playful dan santai, kalau dibandingkan dengan dua lipstik merah di atas yang lebih fierce. Teksturnya matte, pigmented, dan nggak kering di bibir. Cukup dipadukan bareng alis yang rapi, eyeshadow warna cokelat muda, dan pulasan maskara, aku siap pergi ke kantor, hangout, atau ke supermarket bareng anak-anak. Menurutku Rare Beauty Kind Words Matte Lipstick ini lebih layak dimiliki dibandingkan tinted lip oil mereka.


Ketiga lipstik merah di atas selalu bisa mewarnai hari dan mengubah mood aku dalam sekejap. Kadang, aku juga memilih lipstik merah ketika aku sedang pakai eyelash extension, atau sedang ingin pakai eyeliner hitam yang simpel, tanpa pakai eyeshadow. Ini bikin tampilan wajah jadi clean, tapi tetap hidup di bagian mata dan bibir. Gimana menurut kamu? Apakah kamu juga suka dengan lipstik merah, atau selalu kembali ke warna-warna natural saja?

Image: Courtesy of The Luxury Reports

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *