Evolusi Gaya KATSEYE dalam Membentuk Ciri Khas Girl Group Masa Kini

Intip perubahan gaya KATSEYE yang semakin memberikan ruang bagi eksplorasi personal masing-masing anggotanya.

Melihat KATSEYE sekarang, rasanya cukup jauh dari enam perempuan yang pertama kali kita lihat di The Debut: Dream Academy. Bukan karena mereka dulu tidak punya gaya yang autentik, tetapi karena pada masa itu semuanya masih terasa seperti bagian dari proses membentuk sebuah girl group. Rambut, riasan, dan pakaian mereka masih relatif aman dan youthful, dengan styling yang dirancang untuk memperkenalkan keenam anggota sebagai satu kesatuan. Ketika SIS (Soft Is Strong) dirilis pada 2024, arah tersebut masih terasa, terutama lewat Debut dan Touch yang membawa sisi feminin, playful, dan sedikit nostalgia Y2K. Namun, semakin lama, KATSEYE justru semakin jauh dari kebutuhan untuk terlihat “seragam”, dan di situlah fashion mereka mulai terasa lebih menarik.

Baca juga: Selebriti Thailand yang Mencuri Perhatian sebagai Senjata Baru Brand Kelas Dunia

Sebenarnya, pendekatan tersebut sudah dibangun sejak awal oleh Humberto Leon, yang bergabung sebagai creative director dan ikut membentuk identitas visual KATSEYE sejak era Dream Academy. Dalam prosesnya, Leon tidak hanya melihat mereka sebagai enam performer, tetapi juga mempelajari latar belakang, gaya personal, preferensi riasan, dan kepribadian masing-masing. Ia bahkan memperkenalkan mereka pada sejarah fashion, termasuk koleksi arsip, alih-alih sekadar mencari pakaian yang sedang populer dengan tren Y2K. Dalam sebuah wawancara dengan Los Angeles Times, Daniela mengatakan bahwa Leon bahkan ikut membentuk sebagian besar selera fashion-nya.

Perubahan tersebut mulai benar-benar terlihat ketika KATSEYE masuk ke era Gnarly. Apabila Touch masih terasa seperti sebuah girl group yang sengaja dibuat cute dan polished, Gnarly justru seperti mobil yang tiba-tiba melaju tanpa rem. Tampilan fashion menjadi lebih eksperimental, lebih colorful, dan lebih berani bermain dengan proporsi. Micro shorts, metallic details, leather, feather trims, oversized accessories, dan styling yang sedikit chaotic mulai menjadi bagian dari visual mereka. Penampilan mereka di MTV VMAs 2025 bahkan memperlihatkan keenam anggota dalam black looks yang dikoordinasikan dengan metallic belts dan chartreuse feathers.

Perubahan tersebut terasa penting karena KATSEYE memang tidak terlihat seperti enam orang yang harus memakai pakaian yang sama. Sophia punya sisi polished dan feminine yang bisa bergeser menjadi lebih playful, Manon cenderung effortless dan model-like, sementara Lara punya hubungan yang lebih personal dengan fashion karena tumbuh dengan pengaruh gaya keluarganya yang extra, termasuk perpaduan perhiasan tradisional India dengan pakaian Barat. Megan lebih playful dan eksperimental, Yoonchae membawa elemen youthful yang membuat visual grup tetap ringan, sementara Daniela semakin nyaman dengan sisi feminin yang lebih sensual dan editorial. Keenam karakter tersebut justru tidak dihilangkan demi menciptakan satu “KATSEYE look”. Seperti yang dijelaskan Sophia kepada Teen Vogue, masing-masing anggota punya vibe dan aesthetic yang berbeda, tetapi ketika disatukan tetap terasa seperti satu grup.

Pendekatan tersebut kemudian semakin jelas ketika Katie Qian mulai menangani penataan fashion mereka bersama Leon. Untuk Beautiful Chaos tour, keduanya membangun wardrobe yang tetap cohesive, tetapi memberikan ruang bagi gaya personal masing-masing anggota. Para anggota bahkan membuat Pinterest boards untuk menunjukkan referensi pribadi mereka sebelum proses fitting. Koleksi pakaian mereka kemudian mencakup nama-nama seperti Guvanch, LVDF, dan Adidas, sementara beberapa look juga dibuat khusus untuk mereka.

Pada titik ini, fashion KATSEYE terasa seperti sesuatu yang sedang tumbuh bersama mereka. Mereka masih muda, jadi tidak masuk akal jika identitas visual mereka sudah harus terasa final. Justru salah satu hal paling menarik dari mereka adalah melihat bagaimana setiap era memberikan kesempatan untuk mencoba sesuatu yang berbeda. SIS punya sisi feminin yang lebih lembut, Gnarly terasa lebih maximalist dan sedikit chaotic, sementara era setelahnya mulai membawa mereka ke wilayah yang lebih editorial dan fashion-forward.

Baca juga: Dari Jacob Elordi sampai Pedro Pascal, Deretan Seleb Cowok Ini Punya Koleksi Tas yang Mengesankan

Mungkin yang paling menarik dari evolusi KATSEYE adalah bagaimana mereka semakin terlihat seperti diri mereka sendiri. Dari styling yang lebih polished dan seragam di awal karier hingga eksperimen dengan siluet, rambut, dan beauty look yang semakin personal, mereka terus bereksperimen dari satu era ke era berikutnya. Rasanya, KATSEYE baru saja mulai menemukan seberapa jauh mereka bisa bermain dengan fashion.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *