Kenalan dengan Molton Brown, Brand Asal London yang Sudah Berusia 55 Tahun 

Buat Molton Brown, bikin mood jadi lebih baik nggak selalu dimulai dengan menyemprotkan parfum. Justru ini bisa dimulai dari ritual sederhana yang kita lakukan setiap pagi, yaitu mandi.

Personally, saya setuju dengan prinsip Molton Brown tersebut. Karena buat saya mandi itu punya fungsi yang mujarab banget untuk menentukan mood kita saat itu, apalagi kalau sabun mandi yang kita gunakan tuh punya aroma therapeutic. Nggak tahu sugesti, nggak tahu memang works, tapi setiap kali mandi pakai sabun yang wanginya fresh, pasti berhasil bikin saya lebih semangat buat mengawali hari.

Sementara bagi brand asal Inggris ini, keinginan kita untuk set the mood dengan bantuan aroma ternyata nggak harus dilakukan dengan menyemprotkan parfum, tapi semuanya bisa dimulai dari shower gel yang kita pakai pagi hari, dilanjutkan lewat body lotion, sampai akhirnya fragrance yang kita semprotkan sebelum keluar rumah. Basically, they want you to wear a fragrance before you even wear your fragrance.

Baca juga: Tidur Nyenyak, Manajemen Stres, dan Regenerasi Selular: The Architecture of Nighttime Luxury (Part I)

Molton Brown Awalnya Adalah Hair Salon 

Kalau mundur cukup jauh, perjalanan brand ini dimulai pada 1971 ketika Caroline Burstein dan Michael Collis membuka Molton Brown hair salon di South Molton Street, Mayfair, London.

Dari sebuah hair salon, Molton Brown perlahan berkembang jadi brand dengan cakupan yang lebih luas. Saat ini, kita mengenalnya lewat banyak produk yang bisa jadi pilihan, mulai dari bath & body, hair care, fragrance, hingga home fragrance. Walaupun dunianya jadi lebih luas, tapi Molton Brown punya benang merah untuk setiap produknya, yaitu bagaimana mereka bisa menciptakan sebuah aroma yang menjadi bagian dari ritual keseharian kita.

British heritage-nya pun masih menjadi bagian penting dari identitas Molton Brown. Pada 2012, brand ini mendapatkan Royal Warrant pertamanya dari Queen Elizabeth II, sebuah pengakuan yang diberikan kepada perusahaan yang secara rutin memasok barang atau jasa untuk keluarga kerajaan Inggris. Kemudian pada 2025, Molton Brown kembali memperoleh Royal Warrant dari King Charles III. 

Tapi buat saya, salah satu hal yang justru paling menarik dari Molton Brown bukan berapa lama brand ini sudah berdiri atau bahkan Royal Warrant yang dimilikinya, tapi bagaimana cara mereka mengajak kita untuk menikmati wewangian.

Baca juga: Hormonal Harmony: Bio-Hacking Tubuh dan Pikiran Menghadapi Fase Perimenopause

Konsep Scent Layering Bukan Merupakan Hal Baru

Molton Brown

Molton Brown membagi pengalaman fragrance mereka ke dalam tiga bagian yang sebenarnya cukup sederhana, yaitu CLEANSE, WEAR, dan LIVE.

CLEANSE adalah tempat kita memulai ritual, di mana ada beragam pilihan produk seperti Bath & Shower Gel, Hand Wash, Shampoo, sampai Conditioner. Setelah itu ada WEAR, yang melanjutkan layer aroma melalui Body Lotion, Hand Lotion, Hand Cream, Eau de Toilette, dan Eau de Parfum. 

Tapi pengalaman dengan sebuah aroma ternyata nggak harus berhenti di tubuh kita. Ada juga LIVE, yang membawa fragrance ke ruang tempat kita menghabiskan waktu lewat koleksi home fragrance.

Molton Brown

Jadi kalau dipikir-pikir, dunia Molton Brown memang dibangun supaya sebuah fragrance bisa mengikuti keseharian kita cukup jauh. Kita bisa memulainya saat mandi, mengenakannya di tubuh, lalu membiarkan aroma yang kita suka ikut hadir di rumah.

Jadi memang konsep scent layering buat brand ini tuh bukan sebuah hal yang baru. Mereka memang sudah memikirkan bagaimana caranya kita bisa mempertahankan aroma yang kita kenakan dengan lebih lama dan membuatnya terasa sangat terintegrasi dengan kegiatan yang sebenarnya sudah kita lakukan setiap hari. Kadang kita lupa kalau hand cream juga bisa jadi signature scent kita tanpa harus menyemprotkan parfum 3-4 jam sekali.

Molton Brown Mengajak Kita Traveling Melalui Aroma

Molton Brown

Brand ini juga nggak cuma asal meracik kumpulan raw materials untuk menciptakan aroma yang enak saat digunakan. Tapi banyak koleksinya yang sengaja diciptakan untuk mengingatkan kita akan sebuah memori atau suasana tertentu.

Delicious Rhubarb & Rose, misalnya, terinspirasi aroma comforting dari kue yang baru selesai dibuat oleh seorang nenek. Sementara Orange & Bergamot mengajak kita untuk berjalan di antara deretan pohon citrus yang terkena sinar matahari. 

Molton Brown

Begitu pula dengan koleksi terbarunya, Bluebell & Wild Strawberry, dan Tea Ceremony. Véronique Nyberg, perfumer yang menciptakan Bluebell & Wild Strawberry terinspirasi dari kebiasaannya sendiri saat berjalan di alam, gardening, serta memori masa kecilnya di mana ia menemukan bluebell yang tumbuh di hutan Alpine di Alpes-de-Haute-Provence, Prancis. Nyberg sendiri menjelaskan bahwa ia ingin menangkap energi dan kontras yang ia rasakan ketika berada di hutan pada musim semi.

Molton Brown

Sedangkan untuk Tea Ceremony, sang perfumer, Mathieu Nardin mengambil konsep slowing down dan beristirahat dari kesibukan sehari-hari. Ia menggabungkan matcha accord, green tea, nashi pear, dan amberwood. Molton Brown melihat tea ceremony sebagai sebuah ritual untuk memperlambat ritme, terkoneksi dengan orang lain, dan benar-benar menikmati momen yang sedang berlangsung.

Jadi, kebayang kan kalau kita pakai the whole range, pasti experience untuk menikmati aroma dan merasakan momen-momennya pasti akan terasa lebih panjang.

Molton Brown Punya Rumah Baru di Jakarta

Kalau ingin melihat keseluruhan konsep tersebut dalam satu tempat, Molton Brown sekarang punya butik terbarunya di Pacific Place Jakarta. Brand asal Inggris ini sebenarnya baru kembali ke Indonesia pada akhir 2024 lewat butik di Ciputra World Surabaya. Setelah itu, ekspansinya berlanjut ke Plaza Indonesia dan Semarang23. Pada 22 Juli 2026, Molton Brown kemudian membuka butik Pacific Place dengan luas 106 meter persegi, menjadikannya butik Molton Brown terbesar di Indonesia. 

Di sini, universe Molton Brown hadir lebih lengkap, mulai dari fragrance, bath, body, sampai home collection. Dan memang butik sebesar ini memang menjadi cara yang paling tepat untuk mengenal Molton Brown. Karena fragrance bagi brand ini bisa hadir dari banyak tempat. Dari apa yang kita pakai di tubuh, apa yang kita gunakan untuk mencuci tangan, sampai aroma yang mengisi rumah.

Ini juga memperlihatkan bahwa definisi luxury yang mereka tawarkan juga terasa cukup sederhana. Nggak harus sesuatu yang menunggu special occasion, perjalanan jauh, atau dinner yang sudah kita rencanakan berminggu-minggu sebelumnya. Kadang justru ia bisa hadir dari ritual yang sudah kita lakukan setiap hari. Kalau buat saya pribadi, mandi dengan menggunakan Molton Brown Infusing Eucalyptus Bath & Shower Gel sebelum tidur.

Image: Courtesy of Molton Brown.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *