Phangsanny Hadirkan “Éthérée”: Koleksi tentang Keindahan yang Lembut Sekaligus Tegas

Brand Phangsanny menggelar show yang memadukan wastra Nusantara dan deretan gaun bridal yang menjadi kekuatan mereka.

Label lokal Phangsanny yang terkenal berkat gaun-gaun elegan dan klasik, terutama koleksi bridal-nya, baru saja menggelar show di akhir April 2026 lalu di St. Regis Jakarta. Bertajuk “Éthérée”, koleksi Phangsanny terbaru ini tidak hanya menawarkan eksplorasi estetika, tetapi juga menghadirkan pertemuan dua karakter yang berbeda: struktur megah khas busana pengantin dan kelembutan resort wear yang ringan serta mengalir.

Terbuai by Phangsanny hadir dengan energi yang lebih grounded, namun tetap terasa directional. Kain-kain tenun Indonesia diterjemahkan ke dalam potongan yang lebih modern dan sederhana, mulai dari cropped silhouettes, draping ringan, hingga layering yang terasa effortless. Setiap look memiliki sense of movement yang kuat; busana tidak sekadar dikenakan, tetapi bergerak mengikuti ritme tubuh. Warna-warna earthy seperti cokelat, terracotta, merah, dan navy, memberikan nuansa yang rich khas Nusantara, namun tidak terlalu berat dan lebih wearable. Maxi dress maupun mini dress ini bukan cuma bisa melengkapi koleksi wastra di lemari, tapi bisa sering dikenakan di berbagai kesempatan.

Sementara itu, Phangsanny Couture tampil dengan pendekatan yang lebih presisi. Gaun-gaun pengantin hadir clean, tegas, dan anggun. Siluet strapless column membingkai tubuh dengan elegan, detail tekstur yang nyaris samar memberi dimensi halus, sementara veil bergerak lembut seolah menjadi perpanjangan dari siluet itu sendiri. Tidak ada detail yang terasa berlebihan, semuanya modern, terukur, dan quietly powerful. Tepat untuk kamu yang senang tampil dengan potongan minimalis dan penuh ketenangan.

“Bagi saya, keindahan hari ini bukan lagi tentang memilih antara lembut atau kuat, tetapi bagaimana keduanya bisa hadir dalam satu siluet yang sama. Éthérée adalah tentang keseimbangan dan kebebasan yang berjalan berdampingan,” ujar sang desainer, Phangsanny.

Melalui “Éthérée”, Phangsanny seolah memahami perubahan cara perempuan memaknai feminitas hari ini. Mereka tidak lagi memilih antara softness atau structure, karena keduanya bisa hadir bersamaan. Dan koleksi ini menerjemahkan hal tersebut dalam rangkaian siluet yang terasa utuh, modern, dan relevan.

Images: Courtesy of Phangsanny.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *