
Serum: Pilih yang Tepat dan Jangan Dilewatkan

Anda kita bisa menyalahkan gravitasi untuk kerutan-kerutan yang muncul di wajah ini. Tapi sebenarnya, hal itu bukanlah satu-satunya penyebab penuaan dini.
Kita memang tidak bisa menghindar dari usia dan penuaan yang tercermin dari kulit wajah kita. Tapi sebenarnya kita bisa menunda penuaan itu lebih lama. Caranya? Tentu dengan perawatan kulit intensif dan tepat sasaran, jadi bukan hanya menutupinya dengan produk makeup semata.
Berbeda dengan produk kecantikan dekoratif yang bersifat praktikal dan bisa dilihat langsung hasilnya, perawatan kulit wajah yang optimal tidak bisa dilakukan hanya dalam semalam.
Perawatan kulit wajah perlu dilakukan secara spesifik, selapis demi selapis, dan secara rutin, menggunakan urutan produk skincare yang benar. Jangan dihilangkan atau dilewati keberadaannya.
“Langkah-langkah perawatan kulit sangat penting. Apalagi peran serum yang tidak boleh dipandang sebelah mata,” jelas ujar dr Angelina Tjua, Bio, AAMM saat ditemui di Yua Beauty Clinic di bilangan Meruya Illir, Jakarta Barat.
Mengenal Serum Lebih Dalam

Perawatan kulit terbagi menjadi beberapa bagian yaitu cleansing (pembersih wajah), pH balance (toner), exfoliating (scrub atau exfoliating toner atau exfoliating serum), regenerating, dan protecting (sunscreen). Penggunaan moisturizer, eye cream, hingga serum itu merupakan bagian dari regenerating.
Dijelaskan oleh dr. Tjua, serum adalah produk perawatan kulit yang kaya akan nutrisi atau bahan aktif. Setidaknya sebuah serum memiliki kadar 70% bahan aktif yang ditujukan bagi kebutuhan kulit tertentu. Agar kulit bisa lebih mudah menyerap serum, tekstur serum haruslah dibuat cair, mudah menyerap. dan memiliki fiskositas (kekentalan) rendah.
Partikelnya pun berbeda dibanding produk perawatan kulit lain. Partikel nano pada serum itu berperan penting dalam delivery system sebuah serum: agar kandungan aktif serum tidak rusak saat masuk ke kedalaman kulit tertentu (epidermis, dermis, dan hypodermis). Dengan begitu, kecepatan penyerapan serum dan efektifitasnya bisa 10x lebih cepat dibanding produk perawatan kulit lainnya.
Ketika partikel serum tersebut berada di lapisan kulit yang ditargetkan, kandungan aktif serum akan dilepas untuk mengatasi permasalahan kulit tertentu atau untuk memperkuat jaringan kulit di sekitarnya.
Tidak Ada Hasil yang Instan
Meski demikian, tidak ada hasil yang instan dalam dunia perawataan kulit. Dibutuhkan waktu setidaknya dua hingga tiga bulan lamanya untuk membuktikan efektifitas serum pada kulit wajah. Hal ini berkaitan erat dengan regenerasi kolagen yang memang berlangsung selama tiga bulan secara keseluruhan.
Siapa saja yang perlu menggunakan serum? Penuaan kulit pada manusia terjadi mulai dari usia 25 tahun. Untuk itu, pada usia ini, kamu disarankan untuk menggunakan serum wajah dengan kandungan aktif sesuai kebutuhan kulit.
Namun, seseorang yang lebih muda dan memiliki masalah kulit tertentu juga bisa menggunakan serum lebih cepat. Misalnya, kulit berjerawat saat remaja. Penggunaan serum pada usia ini dinilai perlu untuk memberi asupan nutrisi dan meredakan kulit berjerawat pada lapisan kulit yang menjadi targetnya.
Jangan sampai masalah jerawat berlarut-larut sehingga terjadi bekas jerawat atau bopeng pada wajah. Hal ini akan membuat perawatan kulit menjadi lebih berat dan lama.
Cara Tepat Menggunakan Produk Perawatan Kulit
Agar produk perawatan kulit yang digunakan bisa lebih optimal, kamu perlu mengetahui cara pakai setiap produk perawatan kulit.
Yang penting, lakukan perawatan wajah sesegera mungkin setelah kamu membersihkan wajah terutama saat kulit masih dalam keadaan lembap karena air. Cara ini akan membantu “mengunci” berbagai produk perawatan kulit yang akan kamu aplikasikan. Selesaikan seluruh langkah perawatan kulit tidak lebih dari 5 menit.
Apa saja langkah perawatan kulit yang benar? Simak beberapa hal berikut:
- Bersihkan Kulit Wajah. Gunakan facial wash yang lembut untuk wajah. Jika kamu menggunakan full makeup, andalkan cleansing balm, cleansing oil, atau pembersih lain yang mampu mengangkat semua kotoran dan makeup.
- Gunakan Toner. Biasanya setelah membersihkan wajah, kulit terasa lebih kering. Jadi, kamu perlu menetralkan kulit dengan bantuan toner. Menurut dr Tjua, toner bisa membantu mengembalikan sekaligus menyeimbangkan pH atau tingkat keasaman kulit Anda. Nilai pH kulit yang sehat dan mudah menyerap berbagai kandungan aktif produk perawatan kulit berada di antara 5,2 hingga 5,7.
- Serum. Teteskan serum pada tangan terlebih dahulu. Hangatkan dengan telapak tangan lalu aplikasikan pada seluruh wajah hingga leher sambil ditepuk ringan. Jangan digosok keras. Saat meneteskan serum di tangan, hindari menempelkan ujung pipet pada tangan ya. Ujung pipet haruslah steril dan tidak menempel pada satu permukaan tertentu.
- Day Cream atau Night Cream. Kamu dapat menggunakan night cream untuk perawatan malam serta day cream untuk perawatan siang hari. “Dalam perawatan kulit, pelembap bagaikan amplop yang ‘menutup’ seluruh kandungan perawatan wajah yang telah Anda aplikasikan sebelumnya,” tegas dr. Tjua lagi.
Lebih lanjut, dr. Tjua pun mengingatkan untuk selalu menggunakan sunscreen minimal SPF 30 saat beraktivitas di luar ruangan.
Jenis-Jenis Serum

Saat memilih serum dan produk perawatan kulit lainnya, pilihlah tekstur dan kandungan yang sesuai untuk kulit masing-masing. Sebagai tahap awal, hal ini sebenarnya bisa dengan mudah dikenali dengan memerhatikan teksturnya.
Pada serum, tekstur yang lebih cair cocok untuk kulit kombinasi dan berminyak. Sedangkan tekstur yang cenderung lebih pekat sangat tepat digunakan bagi pemilik kulit kering.
Hal yang sama juga berlaku saat kamu membeli pelembap. Pelembap bertekstur lotion yang biasanya dikemas dalam botol atau pump, dapat digunakan oleh pemilik kulit berminyak. Sebaiknya, kulit cenderung kering lebih tepat menggunakan produk bertekstur creamy yang dikemas dalam jar.
Di pasaran, dijual banyak jenis serum. Jangan sampai salah pilih. Kamu perlu mengetahui terlebih dahulu kebutuhan kulit agar bisa mendapatkan benefit yang optimal.
- Anti-aging Serum
Untuk mencegah penuaan dini, gunakan anti-aging serum. Biasanya, serum ini mengandung retinol, Hyaluronic Acid, vitamin E, Peptide, Ferulic Acid, hingga vitamin C.
Perpaduan vitamin E dan vitamin C yang ada dalam suatu produk serum biasanya saling melengkapi. Mereka meningkatkan kinerja satu sama lain dalam merangsang produksi kolagen dan elastin. Kolagen dan elastin merupakan dua faktor penting yang berperan menjaga elastisitas kulit.
Tak jarang, serum anti-aging juga dilengkapi kandungan fruit stem cells, evening primrose, grape seed extract, growth factors, dan Alpha Hydroxy Acids (AHA).
Beberapa produk serum untuk kulit kering dan kendur juga mengandung Ceramide yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit.
Serum yang berfungsi sebagai anti-aging sebaiknya digunakan pada malam hari saat kulit sedang aktif meregenerasi sel.
2 Brightening Serum
Untuk menjaga kulit tampak cerah dan mengatasi dark spots atau noda gelap pada kulit, kamu bisa memilih serum dengan kandungan Alpha Arbutin, Ferulic Acid, Kojic Acid, Niacinamide, dan vitamin C.
Agar kulit tampak lebih glowing dan dewy, beberapa brightening serum juga ditambahkan dengan teknologi light reflector atau optical diffuser.
3. Acne Serum
Apakah kamu bermasalah dengan jerawat? Kalau iya, kamu perlu pilih serum yang formulanya khusus untuk kulit berjerawat. Serum ini berperan untuk menyerap minyak berlebih, membersihkan pori-pori, serta menenangkan kulit dari iritasi dan inflamasi yang menyertai jerawat meradang.
Acne prone serum biasanya mengandung Salicylic Acid dan retinol yang mampu membantu mencegah penyumbatan pada pori-pori kulit, mengoptimalkan proses eksfoliasi, sekaligus meredakan peradangan akibat jerawat membandel.
Ada juga produk serum khusus kulit berjerawat yang mengandung Citric Acid, Zinc, atau ekstrak tumbuhan alami yang dipercaya sebagai pereda jerawat seperti tea tree (Melaleuca alternifolia), green tea, atau witch hazel.
4. Hydrating Serum
Pemilik kulit kering dapat menggunakan hydrating serum. Produk ini bukanlah berguna sebagai pengganti pelembap atau moisturizer ya, tapi harus digunakan bersama pelembap untuk mengembalikan kelembapan kulit.
Biasanya, hydrating serum mengandung argan oil, glycerin, Hyaluronic Acid, aloe vera, rosehip oil, Ceramide, rosewater, sea kelp, jojoba, dan vitamin E.
5. Repairing Serum
Serum ini didesain untuk kebutuhan yang spesifik. Misalnya bekas jerawat,noda-noda gelap, hingga warna kulit yang tidak rata.
Amino Acid, Peptide, Ceramide, ekstrak rumput laut, green tea, Omega-3, hingga salmon DNA yang saat ini sedang naik daun, merupakan kandungan serum yang paling umum digunakan.
Salmon DNA pertama kali ditemukan dan digunakan di Korea. Para ahli di negara itu menemukan fakta dari penelitian pada sperma ikan salmon. Dikombinasikan dengan teknologi, sperma ikan salmon tersebut terbukti dapat menyembuhkan luka lebih cepat tanpa efek samping.
“Karena penggunaan salmon DNA tersebut efektif menyembuhkan luka, artinya proses regenerasi sel kulit bisa berlangsung lebih cepat. Inilah yang menyebabkan salmon DNA akhirnya digunakan pada dunia kecantikan sebagai bagian dari produk perawatan wajah,” tegas dr Tjua.
Kalau kamu ingin mendapatkan hasil akhir yang lebih sempurna, kamu bisa memakai repairing serum setiap hari di rumah, lalu dilengkapi dengan treatment injeksi salmon DNA seperti Rejuran, di klinik kecantikan. Perawatan ini terbukti aman dan tidak membahayakan sistem imun. Rejuran bahkan telah mendapatkan izin dari Singapore Health Sciences Authority.
Perhatikan Ini!
- Sebelum kamu membeli serum, perhatikan kembali kemasan produk serum. Sebaiknya pilih produk dengan botol atau kemasan yang gelap dan mampu mencegah masuknya cahaya. Paparan cahaya dapat memicu bahan aktif pada serum mudah rusak. Jika bahan aktif dalam serum rusak, tentu mengurangi kualitas serum.
- Jika kamu memiliki kulit yang cenderung sensitif, hindari beberapa kandungan zat yang dapat memicu iritasi kulit seperti:
- Parfum
- Methylparaben dan butylparaben yang bersifat sebagai pengawet
- Pelarut, seperti propylene glycol dan ethanol
- Antibakteri
- Ekstrak tumbuhan
- Bahan aktif serum dengan kandungan zat yang bersifat asam, seperti vitamin C, asam salisilat, dan tretinoin.
- Jangan berlebihan dalam menggunakan serum. Perhatikan aturan pakai yang terdapat pada kemasan. Serum memiliki kandungan aktif yang tinggi. Penggunaan secara berlebihan akan membawa permasalahan baru pada kulit yang sensitif.
- Sebelum membeli serum, ada baiknya Anda pun menguji ketahanan kulit terlebih dahulu. Caranya, aplikasikan serum pada pergelangan tangan bagian dalam atau di balik telinga. Jika muncul kemerahan, rasa gatal, dan tidak nyaman lainnya. Jangan beli serum serum tersebut. Perhatikan juga serum yang telah Anda gunakan selama 2-3 hari pemakaian. Jika muncul banyak jerawat atau iritasi, bisa jadi serum tersebut tidak cocok untuk kamu.
- Ketika terjadi iritasi kulit atau peradangan akibat produk serum dan produk perawatan kulit lainnya. juga bisa melakukan kompres NaCl untuk membantu menenangkan area kulit yang bermasalah.
Jadi, itulah hal-hal penting yang perlu kamu tahu tentang serum. Ini adalah step penting dalam perawatan kulit, yang dianjurkan untuk dipakai setiap hari. Namun, meskipun serum itu esensial dan powerful, jangan pernah lupakan penggunaan moisturizer dan sunscreen juga setelahnya, ya!
Images: Pexel.com/ Moni Rathnak, Pexels.com/ shkrabaanthony, Pexels/ShinyDiamond


