The Rise of Mid-Range Luxury Bag, Mana yang Paling Tepat untuk Kamu? (Part 2)

Masih ada begitu banyak label mid-range luxury bag yang menarik untuk dipelajari.

Courtesy of Staud, A.P.C, Cult Gaia

Dalam beberapa tahun terakhir, tas yang termasuk ke dalam kategori mid-range luxury semakin diminati oleh para pencinta fashion. Perubahan preferensi konsumen, pengaruh media sosial, dan faktor ekonomi menjadi pendorong utama tren ini. Banyak pembeli, terutama para generasi muda, mencari tas berkualitas tinggi dengan desain stylish tanpa harus membayar harga setinggi langit seperti merek-merek heritage luxury seperti Chanel atau Hermès.

Brand seperti Jacquemus, Cult Gaia, dan Polène berhasil menjawab kebutuhan ini dengan menghadirkan koleksi yang unik, memiliki perhatian pada detail, namun tetap dalam kisaran harga yang lebih terjangkau. Popularitas mereka semakin meroket berkat strategi pemasaran di media sosial dan influencer yang menciptakan momen viral, menjadikan tas-tas ini sebagai simbol gaya modern.

Pada artikel part 1, sudah dihadirkan sederet label tas mid-range luxury yang bisa kamu jadikan referensi. Berikut ini, ada beberapa rekomendasi lainnya yang sayang untuk dilewatkan!

Smaak

Didirikan tahun 2010 oleh Andre Grundmann, Smaak adalah mid-range luxury brand asal Amsterdam yang memadukan desain klasik dan modern yang praktikal dan sophisticated. Produk-produk mereka dibuat dari leather berkualitas, memiliki nuansa sederhana, dan pilihan warna yang beragam. Kamu bisa melirik Tony Bag yang mampu memuat banyak barang favoritmu dan hadir dalam warna netral hingga warna pastel seperti fig hingga lavender.

Cult Gaia

Courtesy of Cult Gaia

Kalau kamu menyukai desain yang sculptural dan unik, maka Cult Gaia adalah brand yang tepat. Dibangun tahun 2012 oleh Jasmin Larian, Cult Gaia adalah label lifestyle yang memadukan seni dengan fungsionalitas. Brand ini pertama kali jadi perhatian ketika produk Ark Bag mereka jadi topik hangat di Instagram. Berbahan bambu dengan bentuk setengah lingkaran, tas jinjing ini cocok untuk jadi statement di liburan musim panas yang seru. Deretan koleksi tas mereka lainnya seperti Azariah Bag, Banu Bag, Gwyneth Bag, atau Hera Nano Shoulder Bag, juga bakal bikin kamu jadi spotlight seketika! Tidak hanya tas, Cult Gaia juga punya produk sepatu, aksesori, pakaian, sampai parfum.

ATP Atelier

Courtesy of ATP Atelier

Modern, sleek, dan fungsional, ATP Atelier memadukan desain Skandinavia dengan keahlian kulit khas Italia. Didirikan pada tahun 2011 oleh Jonas Clason dan Maj-La Pizzelli, ATP Atelier fokus menciptakan produk-produk yang timeless dan sustainable. Tas-tas ATP Atelier dibuat dari kulit nabati berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan tanpa bahan kimia berbahaya, sehingga menghasilkan tampilan alami yang unik dan semakin cantik seiring waktu. Tidak hanya koleksi tas menarik seperti Astrid Tote dan Rosa Bag, ATP Atelier juga punya produk sepatu.

BOYY

Courtesy of BOYY

Dengan elemen buckle besar dan desain avant-garde yang memikat, BOYY yang berbasis di Thailand sudah lama menjadi daya tarik global, dan sering dipakai para selebritas. Gayanya bold, terstruktur, dan penuh statement. Mid range luxury brand satu ini sudah cukup lama berdiri, yaitu sejak tahun 2006. Koleksi populer mereka, yaitu Bobby Bag dan Karl Bag, menawarkan perpaduan antara struktur geometris dan elemen playful. Tas-tas BOYY dirancang dengan material berkualitas dan tersedia dalam berbagai ukuran serta warna yang berani maupun netral. 

Staud 

Courtesy of Staud

Staud menampilkan desain yang chic dan fashionable dengan harga yang terjangkau, jadi tidak heran kalau brand ini langsung mendapat perhatian para pencinta tas. Didirikan pada tahun 2015 silam, material yang dipakai Staud cukup beragam, mulai dari kulit berkualitas, suede, hingga PVC. Kamu bisa mengintip koleksi populer mereka yaitu Bissett Bag, tas bucket kecil yang klasik dan jadi kesukaan Alexa Chung, Moon Bag yang berbentuk oval dan terstruktur, atau Shirley Bag yang punya detail gagang berbentuk persegi yang unik.

A.P.C

Courtesy of A.P.C

A.P.C (Atelier de Production et de Création) adalah merek fashion asal Prancis yang dikenal dengan gaya minimalis, modern, dan effortlessly chic. Didirikan oleh Jean Touitou pada tahun 1987 silam, A.P.C menawarkan produk-produk yang mengutamakan kesederhanaan dan kualitas. Produk mereka yang paling populer adalah Grace Bag dan Demi-Lune Bag, tas bergaya crossbody yang memadukan fungsi praktis dan desain yang timeless. Mid range luxury brand ini tepat untuk kamu yang suka tampil demure.

Cafuné

Courtesy of Cafuné

Merek tas asal Hong Kong yang dikenal dengan desainnya yang artistik, modern, dan inovatif ini didirikan pada than 2015 oleh Queenie Fan dan Day Lau. Gaya Cafuné sering menampilkan elemen eksperimental seperti bentuk geometris, potongan asimetris, dan detail hardware yang elegan. Kamu bisa melirik Stance Bag, tas dengan struktur skulptural yang mencolok, atau Egg Bag, tas berbentuk oval yang playful namun tetap sophisticated.

By Far

Courtesy of By Far

Brand asal Bulgaria ini sering dipakai oleh para selebriti seperti Bella Hadid, Kendall Jenner, hingga Hailey Bieber, tas By Far memiliki siluet slim dan detail yang sederhana namun elegan. Kamu bisa melirik Rachel Bag, tas bahu kecil yang terinspirasi dari gaya 90-an, atau Mini Bag, tas mini playful yang menjadi statement piece. Didirikan pada tahun 2016 oleh tiga perempuan, Valentina Bezuhanova, Sabina Gyosheva, dan Denitsa Bumbarova, By Far menggabungkan estetika vintage yang chic dengan desain kontemporer yang fungsional.

Strathberry

Courtesy of Strathberry 

Elegan, minimalis, dan khas dengan elemen logam berbentuk bar, mid range luxury brand asal Skotlandia ini juga bisa jadi pilihan. Bar logam mereka bukan sekadar estetika, tapi juga fungsional sebagai penutup tas yang cantik. Para public figure seperti Kate Middleton, Meghan Markle, hingga Katie Holmes, pernah menenteng brand ini untuk melengkapi look mereka. Dibuat secara handmade di Spanyol dengan detail yang menarik, kamu bisa mengintip produk mereka yang banyak disukai seperti Nano Tote, East/West Mini, dan Crescent.

Aesther Ekme

Courtesy of Aesther Ekme

Berbasis di Copenhagen, Denmark, brand satu ini dikenal berkat desainnya yang minimalis dan elegan. Nama “Aesther Ekme” berarti “tas klasik” dalam bahasa Tatar Krimea, suku asli Ukraina. Tas Aesther Ekme punya desain clean, pengerjaan yang rapi, serta tanpa logo yang mencolok, pas untuk kamu yang suka dengan kesederhanaan berkualitas ala Skandinavia. Produk ikonis mereka adalah Sac Bag, tas bucket berstruktur, dan Demi Lune Bag, tas selempang berbentuk bulan sabit yang ramping.

Jadi, dari deretan mid range luxury bag di atas, mana yang paling sesuai dengan karakter dan signature style kamu?

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *